Perbedaan Nyeri Rematik dan Asam Urat

perbedaan nyeri rematik dan asam urat

Begitu menderita nyeri sendi, biasanya masyarakat langsung mengecek kadar asam uratnya. Padahal, asam urat hanyalah salah satu dari 100 jenis penyakit rematik. Pengertian ini perlu diluruskan. Penyakit lain yang mengakibatkan nyeri paling sering adalah Rematik. Rematik merupakan penyakit kelainan sendi nomor satu di dunia dan jumlah penderitanya terus meningkat setiap tahun. Selama ini gangguan keluhan keluhan nyeri sendi dan otot yang dialaminya disebabkan karena asam urat. Padahal, hanya 5-10 persen saja penyakit rematik yang dipicu oleh asam urat.

Penyakit Rematik

Rematik atau gangguan rematik adalah istilah non-spesifik untuk masalah medis yang mempengaruhi sendi dan jaringan ikat. Studi, dan intervensi terapi pada, gangguan seperti ini disebut Pra.

Istilah “rematik” masih digunakan dalam sehari-hari dan konteks historis, tetapi tidak lagi sering digunakan dalam literatur medis atau teknis, tidak ada lagi gangguan yang diakui hanya disebut “rematik.” Beberapa negara menggunakan Rematik kata untuk menggambarkan sindrom fibromyalgia. Istilah tradisional mencakup seperti berbagai masalah yang berbeda yang untuk menganggap gejala untuk “rematik” tidak banyak bicara. Namun demikian, sumber berurusan dengan rematik cenderung berfokus pada arthritis. Namun, “non-artikular rematik”, juga dikenal sebagai “sindrom nyeri regional” atau “rematik jaringan lunak” dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan dan kesulitan. Selanjutnya, arthritis dan rematik antara mereka menutupi setidaknya 200 kondisi yang berbeda.

Masih belum jelas hubungan antara nyeri “rematik” dan cuaca. Tampaknya tidak ada bukti kuat yang mendukung atau menentang. NMamun bisa saja perubahan pada tekanan udara adalah penghubung utama antara cuaca memperberat rasa sakit yang sudah ada. Tekanan rendah umumnya dikaitkan dengan dingin, cuaca basah dan peningkatan nyeri.

Untuk mendiagnosis Rematik digunakan cara :

  • tes laboratorium (mis. tingkat sedimentasi eritrosit, faktor rheumatoid)
  • Sinar X dan metode pencitraan lain
  • Sitologi dan patologi kimia cairan yang diaspirasikan dari sendi yang terpengaruh (untuk membedakan arthritis septik dan gout)

Pengobatan

  • Sebagian besar penyakit rematik diobati dengan analgesik, NSAID (Non-Steroid Anti-Inflammatory Drugs), steroid (dalam kasus serius), DMARD (Disease-Modifying Anti-Rheumatic Drugs), antibodi monoklon, seperti infliksimab dan adalimumab, dan reseptor TNF larut etanersept.
  • Fisioterapi amat penting dalam banyak perawatan ketakteraturan rheumatologi.

Asam Urat

Penyakit Gout diakibatkan oleh adanya gangguan metabolisme pada purin. Gangguan yang terjadi pada metabolisme purin menyebabkan penimbunan sodium orat di dalam dan di antara persendian. Penyakit gout ditandai dengan tingginya kadar asam urat dalam darah (hyperuricemia).Kadar asam urat normal pada pria berkisar 3,5 – 7 mg/dl sedangkan pada perempuan 2,6 – 6 mg/dl.

Dalam satu hari orang normal akan membuang 700 miligram asam urat melalui ginjal.Sisa cadangan asam urat sebanyak lebih kurang 1000 miligram tersimpan dalam cairan tubuh.

Pada penderita gout produksi asam urat akan berlebih,sehingga terjadi peningkatan cadangan sebanyak 3 – 15 kali dibandingkan orang normal.Kelebihan cadangan ini akan menumpuk pada persendian yang menyebabkan penyakit asam urat.

Gout atau asam urat adalah jenis rematik yang disebabkan oleh adanya endapan kristal monosodium urat atau asam urat yang terkumpul di dalam sendi akibat tingginya kadar asam urat dalam darah. Untuk memastikan bahwa nyeri yang dialami sebagai serangan asam urat, perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium.

Ciri-ciri orang yang terkena rematik adalah adanya gangguan sendi yang bersifat menetap, nyeri ketika melakukan aktivitas sehari-hari seperti berjalan, duduk, berdiri, dan masih banyak lagi. Peradangan pada sendi juga ditandai dengan pembengkakan, kemerahan, kaku, bahkan kelainan bentuk tubuh.

Sementara itu rematik akibat asam urat muncul sebagai serangan keradangan sendi yang timbul berulang-ulang. Gejala khas dari serangan artritis gout adalah pembengkakan, kemerahan, nyeri hebat, panas dan gangguan gerak dari sendi yang terserang yang terjadi mendadak (akut) yang mencapai puncaknya kurang dari 24 jam.

Penyakit asam urat sering terjadi pada pria. Pada wanita, hormon estrogen akan merangsang pengeluaran asam urat lewat urin sehingga kadar asam uratnya jarang tinggi. Namun begitu memasuki usia menopause, bisa saja asam uratnya naik.

Sumber : childrenrehabilitation.wordpress.com